Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

Monday, January 16, 2017

Proses Menuju Integrasi Timor Timur

Setelah Timor Timur berhasil dikuasai partai adonan UDT, Apodeti, Kota dan Trabalista mereka lalu mendirikan Pemerintahan Sementara Timor Timur 17 Desember 1975 untuk menyelenggarakan tertib pemerintahan, tertib administrasi, tertib hukum, dan tertib keamanan.

Setelah terbentuknya Pemerintahan Sementara Timor Timur (PSTT), lalu dibuat dewan perwakilan rakyat Timor Timur sebagai wadah untuk menyalurkan aspirasi rakyat secara objektif sekaligus sebagai persiapan berintegrasi ke wilayah RI.

Tanggal 31 Mei 1976 dewan perwakilan rakyat Timor Timur mengadakan sidang paripurna yang dihadiri wakil kepala Eksekutif PSTT, perwakilan negara sahabat serta rakyat Timor Timur. Acara sidang ialah "Integrasi Timor Timur" dengan RI. Sidang berhasil mengesahkan rumusan naskah integrasi yang lalu ditandatangani oleh ketua dewan perwakilan rakyat Timor Timur, Guilherme Maria Goncalves, dan Kepala Eksekutif PSTT, Arnaldo Dos Reis Araujo.

Tanggal 7 Juli 1976 petisi integrasi disampaikan kepada pemerintah RI oleh delegasi Timor Timur yang terdiri atas:
  1. Guilherme Maria Goncalves             : Ketua
  2. J. Hermenegildo da Costa                : Anggota
  3. Ny. Maria Acuncao Osorio Soares    : Anggota
  4. Luis Gonsaga Soares                       : Anggota
  5. Joao Pedro Soares                           : Anggota
Pernyataan integrasi diterima baik oleh Presiden Soeharto dengan alasan dasar kemanusiaan, tanggung jawab kepada negara, harapan kemerdekaan, dan hati nurani rakyat dan bangsa Indonesia. Jadi, bukan alasannya ialah ambisi teritorial dan ingin menjarah negara lain. Lagi pula, negara-negara Barat yang khawatir akan efek Fretelin yang berhaluan kiri telah mendorong Indonesia biar terlibat dalam Timor Timur.

Pernyataan inegrasi rakyat Timor Timur lalu ditindaklanjuti pemerintah Indonesia dengan mengirimkan delegasinya yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Amir Machmud. Delegasi beranggotakan 36 orang, 11 perwakilan asing, 40 wartawan luar dan dalam negeri. Hasil kunjungan delegasi Indonesia dilaporkan dalam sidang paripurna tanggal 29 Juni 1976 di Jakarta. Sidang menyatakan mendapatkan keinginan rakyat Timor Timur berintegrasi dengan RI.

Sebagai realisasinya tanggal 17 Juni 1976 ditandatangani UU No. 7 Tahun 1976 yang mengesahkan penyatuan Timor Timur ke dalam wilayah negara kesatuan RI menjadi provinsi ke-27 dengan gubernur pertamanya Arnaldo Dos Reis Araujo dan wakilnya Francisco Xavier Lopez da Cruz. Keputusan ini diperkuat dengan Tap No. VI/MPR/1978. Namun, PBB tidak mengakui Timor Timur sebagai bab dari RI.

Sumber http://campusnancy.blogspot.com

Pembangunan Di Timor Timur

Setelah Timor Timur dinyatakan resmi menjadi bab wilayah Republik Indonesia, pemerintah Indonesia berupaya keras untuk memperbaiki struktur  kehidupan yang rusak akhir penjajahan Portugis. Usaha ini dilakukan melalui pembangunan di segala bidang, baik jasmani maupun rohani.

Untuk memberantas buta abjad dan kebodohan sebagai akhir penjajahan Portugis, pemerintah berusaha memperbaiki, membangun sarana dan prasarana pendidikan, baik yang sudah ada maupun yang belum ada. Untuk mencukupi kekurangan tenaga pengajar atau pendidik, pemerintah berusaha mengirimkan tenaga pendidik dari kawasan lain.

Di bidang ekonomi, pemerintah berupaya berbagi potensi yang sudah berjalan di Timor Timur, contohnya semoga hasil pertanian sanggup meningkat pemerintah berupaya membangun atau memperbaiki jalan masuk air, membuka lahan pertanian baru, mengadakan kegiatan penyuluhan, memperkenalkan bibit unggul, serta menggalakkan berdirinya KUD dan BUUD untuk mempermudah para petani dalam memperoleh bibit unggul, pupuk, obat-obatan, serta menjual hasil panennya.

Untuk memperlancar kekerabatan kawasan satu dengan kawasan yang lain serta membuka isolasi kawasan terpencil, pemerintah berupaya membangun jalan. Pembangunan ini sanggup dilakukan melalui anggaran dari pemerintah, swadaya masyarakat atau gotong-royong maupun melalui bakti ABRI. Lancarnya sarana perhubungan sanggup mendorong lancarnya kegiatan ekonomi, pendidikan, dan bidang lain.

Pembangunan lainnya yang tidak kalah pentingnya yaitu duduk kasus kesehatan serta agama. Di bidang kesehatan pemerintah berupaya mendirikan puskesmas, rumah sakit, dan mengirimkan dokter dari kawasan lain. Dalam bidang agama pemerintah berusaha memperlihatkan pengertian pentingnya agama dalam kehidupan manusia. Selain itu, juga ditanamkan perilaku saling pengertian, toleransi serta kerukunan antarumat beragama. Pembangunan dalam bidang agama menerima perhatian besar alasannya duduk kasus ini sering menjadi pemicu konflik antarumat beragama atau yang sering disebut SARA. Namun demikian, dunia internasional tetap menutup mata terhadap kemajuan pembangunan di Timor Timur.

Sumber http://campusnancy.blogspot.com

Sunday, January 15, 2017

Timor Timur Di Periode Reformasi

Sejak angin reformasi dihembuskan di Indonesia, suhu politik di Timor Timur mulai memanas. Hal ini disebabkan gerakan antiintegrasi dan prokemerdekaan yang selama orde gres berhasil dibungkam, maka semenjak adanya reformasi mereka ikut mencicipi adanya kebebasan.

angin kebebasan mereka manfaatkan sebaik-baiknya dengan turun ke jalan menuntut diadakannya referendum dan kemerdekaan Timor Timur. Perjuangan mereka itu didukung oleh tokoh antiintegrasi yang ada di luar negeri ibarat Ramos Horta dan tokoh Fretelin Xanana Gusmao.

Tindakan mereka ini cukup merepotkan dan menyulitkan posisi Indonesia di luar negeri. Oleh lantaran itu, pemerintahan Presiden B.J Habibie dan segenap kabinet reformasi setuju memperlihatkan alternatif bagi masyarakat Timor Timur untuk menentukan dua alternatif. Apalagi sesudah perang hambar berakhir, negara Barat yang semula membiarkan Indonesia memasukkan Timor Timur ke wilayah RI, mulai ribut dan mempermasalahkan Timor Timur.

Sejalan dengan perkembangan situasi di Indonesia sendiri serta tekanan-tekanan yang semakin gencar dari pihak asing, pemerintahan B.J Habibie karenanya mengeluarkan 2 pilihan bagi masyarakat Timor Timur, yakni sebagai berikut.
a. Lepas dari Indonesia
b. Pemberian status etonomi yang diperluas/otonomi khusus

Untuk menindaklanjuti opsi tersebut, pemerintah mengadakan negosiasi segitiga (triparti) yakni antara RI, Portugal, dan PBB di New York, Amerika Serikat pada tanggal 5 Mei 1999 yang berhail disepakati untuk melaksanakan jajak pendapat mengenai status Timor Timur atau United Nation Mission in East Timor (UNAMET). Jajak pendapat ini dilakanakan tanggal 30 Agustus 1999 yang diikuti oleh 451.792 orang pemilih penduduk orisinil Timor Timur baik yang di wilayah Indoneia maupun di luar negeri.

Tanggal 4 eptember 1999 hasil jajak pendapat diumumkan PBB di New York dan Dili dengan hasil 78% pro kemerdekaan atau menolak otonomi khusus yang ditawarkan.

Masalah-masalah yang Timbul Pasca-Jajak Pendapat
  1.  Timbul perang saudara
  2. Pengungsian besar-besaran warga Timor-Timur
  3. Terjadinya pelanggaran HAM
  4. Masuknya INTERVET (International Force for East Timor) pimpinan Autralia, tugasnya membuat keamanan dan keteraturan di Timor Timur
  5. Dicabutnya TAP No. VI/MPR/1998 wacana integrai Timor Timur
  6. Timbulnya pendapat pro dan kontra di dalam negeri soal Timor Timur yang lepas dari RI
  7. Nasib warga pendatang di Timor Timur semakin tidak menentu

Sumber http://campusnancy.blogspot.com

Saturday, January 14, 2017

Apartheid


  1. Pengertian
  2. Apartheid ialah perbedaan warna kulit yaitu warna kulit gelap dengan warga kulit putih di Afrika selatan. Dalam perkembangannya apartheid tidak hanya membedakan warga kulit gelap dengan kulit putih saja, melainkan kebijakan politik pemerintah di Afrika selatan yang diperkuat dengan undang-undang guna menyingkirkan warga kulit  hitam di Afrika selatan.
  3. sejarah masuknya bangsa Barat di Afrika selatan
  4. Pada tahun 1652 bangsa Belanda masuk ke Afrika yang dipimpin oleh John Riebeek. Mereka ini sering disebut bangsa Boer. Pada tahun 1812 menyusul masuk bangsa Inggris di Afrika bab selatan, yaitu Tanjung Harapan. Kedatangan orang-orang Inggris ini menjadikan perselisihan dengan bangsa Belanda yang tiba lebih a8al. Akhirnya timbullah perang yang disebut Perang Boer tahun 1880-1881 dan tahun 1889-1902. Bangsa Boer kalah dan Inggris menang.

    Tahun 1910 Inggris berhasil menyatukan negara-negara di daerah Afrika selatan menjadi Uni Afrika selatan.
  5. Perkembangan Politik apartheid di Afrika selatan
  6. Pada tahun 1948 Partai Nasional pimpinan Dr. Daniel Francois Malan berhasil memegang kekuasaan di Afrika selatan. semenjak tahun ini politik apartheid menjadi kebijakan resmi pemerintah Afrika selatan. Kebijakan ini memungkinkan orang-orang kulit putih di Afrika selatan yang hanya berjumlah 15% dari penduduk kulit gelap sanggup mengatur dan mendominasi pemerintahan di negeri itu.

    Pada tahun 1958 Partai Nasional menentukan pemimpin gres yaitu Hendrik F. Verwoed sebagai PM Uni Afrika selatan yang baru. Di samping meneruskan kebijakan politik apartheid, Verwoed juga mengeluarkan kebijakan gres yang disebut Home Land bagi orang-orang kulit hitam. Tujuannya ialah untuk memisahkan orang-orang kulit gelap berdasarkan suku dengan orang-orang kulit putih.

    Pada tahun 1966 Verweod terbunuh, ia digantikan oleh John Voster. Pada masa ini politik apartheid tetap diberlakukan. Tahun 1979 Voster dipaksa mengundurkan diri diganti oleh Pieter Botha.

  7. Politik apartheid menjadikan kemarahan internasional
  8. Praktik politik apartheid di Arika selatan menerima reaksi dan kecaman dari dunia internasional alasannya ialah bersifat rasis dan melanggar hak asasi manusia.
    a. sifatnya rasialis, hal ini sanggup dilihat dari beberapa kebijakan penguasa kulit putih yang tujukan kepada warga kulit hitam, misalnya:
    1. Group Area Act, yaitu UU yang mengatur pemisahan warga kulit gelap dengan kulit putih.
    2. Land Act, yaitu UU yang melarang warga kulit gelap mempunyai tanah di luar yang sudah ditentukan.
    3. Populations Registration Act, yaitu UU yang mewajibkan warga kulit gelap untuk mendaftarkan diri berdasarkan kelompoknya masing-masing.

    b. Bertentangan dengan hak asasi insan alasannya ialah ada kebijakan politik apartheid yang sangat merugikan 8arga kulit hitam, ibarat berikut:
    1. Warga kulit gelap tidak berhak ikut pemilu di negaranya sendiri.
    2. Gaji buruh kulit gelap dibanding dengan warga kulit putih ialah 1:30.
    3. Warga kulit gelap yang berunjuk rasa menuntut hak-hak mereka ditindas dengan kejam.
  9. Perlawanan warga kulit hitam
  10. warga kulit gelap yang tertindas di negaranya sendiri oleh bangsa kulit putih atau pendatang berusaha melepaskan diri dari penindasan melalui usaha ibarat berikut.
    a. Melakukan aksi-aksi pemogokan kaum buruh.
    b. Mekakukan bentrokan eksklusif dengan pihak polisi.
    c. Mendirikan organisasi modern ibarat ANC (Afrika National Congres) pimpinan Nelson Mendela. Tahun 1961 Mandela menyerukan rakyat untuk melaksanakan agresi membisu dirumah-rumah. Akibatnya Nelson ditangkap dan dipenjara. Baru tahun 1990 Mandela dibebaskan pemerintah Afrika selatan.
    d. INKATA (Partai Kebebasan)
    Dipimpin Mangusta Buthelesi dan Raja Zulu Godwil Zwelitini. INKATA menginginkan kerajaan sendiri, pajak sendiri, tentara sendiri yang terpisah dengan Afrika selatan.
  11. Berakhirnya politik apartheid
  12. Pada tanggal 11 Februari 1990 Nelson Mandela dibebaskan dari penjara Pretoria oleh pimpinan Afrika yang gres F.W De Klerk. sesudah keluar dari penjara usaha Mandela tidak surut sedikitpun. Perjuangan Mandela yang tidak kenal lelah ini memaksa pemimpin Afrika selatan F.W. De Klerk mengeluarkan beberapa kebijakan gres ibarat berikut.

  • Tanggal 21 Februari 1991 di hadapan sidang dewan legislatif Afrika selatan De Klerk mengumumkan peniadaan semua ketentuan dan eksistensi politik apartheid
  • Pengumuman tersebut dilanjutkan dengan peniadaan tiga undang-undang yang memperkuat kedudukan dan kekuasaan apartheid, yaitu: Land Act, Group Areas Act, dan Populations Registration Act.
  • De Klerk juga mengumumkan diadakan pemilu tanpa pembatasan rasial. Tahun 1994 pemilu multiras diadakan di Afrika selatan, yang dimenangkan oleh Nelson Mandela. Tanggal 9 Mei Mandela dipilih Majelis Nasional menjadi presiden Afrika selatan yang gres dan tanggal 10 Mei ia dilantik sebagai presiden yang baru. sementara De Klerk yang kalah diangkat sebagai wakil presiden.

    Dengan tampilnya Nelson Mandela dari kulit gelap sebagai presiden Afrika selatan yang baru, maka berakhirlah politik apartheid di Afrika selatan.


Sumber http://campusnancy.blogspot.com

Friday, January 13, 2017

Runtuhnya Uni Soviet

1. Revolusi komunis 25 Oktober 1917
Sejarah terbentuknya Uni Soviet tidak sanggup dilepaskan dari insiden 25 Oktober 1917 atau sering disebut revolusi Komunis.
Revolusi dipelopori oleh kaum Bolsyewiki (sosial radikal atau komunis) yang dipimpin oleh Lenin dan Trotsky menggulingkan pemerintahan kaum Mensyewiki atau sosial moderat atau sosialis yang dipimpin Kerensky. Kerensky tidak sanggup kepercayaan lagi dari rakyat Rusia sesudah gagal menyerbu Jerman.

Pudarnya kepercayaan rakyat terhadap pemerintahan kaum Menskyewiki dimanfaatkan Sebaik-baiknya oleh kaum Bolsyewiki yang dipimpin oleh Lenin untuk merebut kekuasaan. Tanggal 25 Oktober 1917 kekuasaan kaum Mensyewiki jatuh ke tangan kaum Bolsyewiki. Peristi8a ini sering disebut Revolusi Komunis.

2. Terbentuknya Uni Soviet
Setelah berhasil menggulingkan pemerintahan kaum mensyewiki, Lenin mengeluarkan beberapa akal untuk mengatur pemerintah komunis di Rusia. Kebijakan itu adalah:
  1. Tahun 1919 dibuat janji untuk memimpin komunisme internasional.
  2. Tahun 1921 Rusia berhasil mengajak Ukraina dan Balarus USSR (Union of Soviet Socialist Republic), yang disingkat Uni Soviet dengan ibu kotanya Moskow. Tiga republik pendiri Uni Soviet ini kemudian berhasil mendesak negara-negara disekitarnya untuk bergabung dengan Uni Soviet. Negara-negara itu antara lain:

  • Armenia, Azerbaijan, dan Georgia yang bergabung tahun 1922;
  • Uzbekistan dan Turkmenia bergabung tahun 1924;
  • Tajikistan bergabung tahun 1929;
  • Kazakstan dan Kinghistan bergabung tahun 1936; dan
  • Estonia, Latvia, dan Moldova bergabung tahun 1941.

Mereka bergabung dalam Uni Soviet kerena terpaksa dan menerima tekanan serta ancama dari Uni Soviet.

3. Sebab-sebab runtuhnya Uni Soviet
Negara Uni Soviet yang bangkit kokoh semenjak tahun 1921 kesudahannya runtuh begitu saja di simpulan kurun 20. Adapun sebab-sebab keruntuhan Uni Soviet ialah sebagai berikut.
  1. Politik glasnost (keterbukaan) dan perestroika (pembaruan) yang dikumandangkan oleh Mikhail Gorbachev mendorong timbulnya semangat gres bagi rakyat Uni Soviet untuk hidup bebas tanpa ada tekanan.
  2. Timbulnya nasionalisme di negara-negara kepingan Soviet tanggapan politik glasnost dan perestroika yang dikumandangkan Gorby.
  3. Sistem ekonomi yang sentralistis tidak bisa membawa kesejahteraan bagi rakyatnya.
  4. Sistem pemerintahan komunis yang diktator tidak sejalan lagi dengan arus kebebasan yang sedang berkembang ketika itu.
  5. Pembentukan Uni Soviet pada mulanya dilakukan dengan cara paksaan dan tekanan serta bahaya sehingga gampang rapuh.
  6. Dominasi militer semakin berkurang semenjak memburuknya ekonomi Uni Soviet.
  7. Pengaruh komunis semakin pudar semenjak politik glasnost dan perestroika didengungkan Gorby. Padahal tegaknya Uni Soviet lantaran sistem komunis.
  8. Sebab khususnya yaitu ketika Boris Yeltsin (Presiden Rusia mengeluarkan pernyataan yang berisis Bahwa Uni Republik Sosialis Soviet sebagai subjek aturan internasional dan realita geopolitis dihapuskan eksistensinya). Pengumuman ini disampaikan pada tanggal 8 Desember 1991. Namun gres tanggal 25 Desember 1991 resmi dinyatakan Uni Soviet bubar ditandai mundurnya Gorby.


4. Negara-negara kepingan uni Soviet
Negara-negara pecahan Uni Soviet yang memerdekakan diri antara lain:
  1. aLithuania merdeka 11 Maret 1990 bentuk republik;
  2. Estonia merdeka 20 Agustus 1991 bentuk republik;
  3. Latvia merdeka 21 Agustus 1991 bentuk republik;
  4. Belarusia merdeka 27 Juli 1990 bentuk republik;
  5. Kazakstan merdeka 25 Oktober 1990 bentuk republik;
  6. Ukraina merdeka 24 Agustus 1990 bentuk republik;
  7. Azerbaijan merdeka 30 Agustus 1991 bentuk republik;
  8. Kirghistan merdeka 30 Agustus 1991  bentuk republik;
  9. Tajikistan merdeka 31 Desember 1991 bentuk republik;
  10. Uzbekistan merdeka 1 September 1991 bentuk republik;
  11. Armenia merdeka 24 September 1991 bentuk republik;
  12. Georgia merdeka 9 April 1991 bentuk republik;
  13. Moldova merdeka 27 Agustus 1991 bentuk republik; dan
  14. Turkmenia merdeka Oktober 1991 bentuk republik.


Dengan keluarnya pernyataan boris Yeltsin diatas, berarti keberadaan Uni Soviet sudah berakhir. Selanjutnya untuk menampung negara-negara republik bekas Uni Soviet dibuat CIS (Common8ealth of Independence States) atau sering disebut Persemakmuran Negara-negara Merdeka (PNM).

Keputusan Boris Yeltsin membubarkan Uni Soviet dan membentuk CIS ditentang dan dibatalkan Gorby. Namun perjuangan Gorby ini sia-sia mengingat Rusia, Ukraina, dan Belarusia ialah pendiri Uni Soviet. Jadi, ketiga negara republik tersebut mempunyai latar belakang sejarah yang besar lengan berkuasa bagi terbentuknya Uni Soviet.

Dengan bubarnya Uni Soviet ini berarti hilang pula kekuasaan Gorby sebagai presiden Uni Soviet. Oleh karenanya ia kemudian mengundurkan diri tanggal 25 Desember 1991.
Bubarnya Uni Soviet juga membawa akibat:
  1. AS tidak ada tandingannya,
  2. AS menjadi polisi dunia,
  3. ekonomi Rusia hancur,
  4. komunisme internasional gulung tikar,
  5. perang hirau taacuh berakhir,
  6. Pakta Warsawa bubar, dan
  7. Munculnya konflik di negara-negara Eropa Timur

Sumber http://campusnancy.blogspot.com

Bersatunya Jerman

1. Jerman Pasca-Perang Dunia II
Kekalahan Jerman dalam Perang Dunia II memaksa Jerman harus menandatangani perjanjian dengan sekutu yaitu Perjanjian Potsdam, 2 Agustus 1945. Salah satu isi perjanjian tersebut menyebutkan bahwa wilayah Jerman dibagi menjadi 4 wilayah pendudukan, yakni bab timur oleh Uni Soviet dan bab barat oleh Inggris, Perancis, dan Amerika Serikat. Kota Berlin dibagi menjadi 4 bagian, yakni Berlin Timur oleh Uni Soviet, dan Berlin Barat oleh Inggris, Perancis, dan Amerika Serikat.

Jerman Timur yang berada di bawah efek Uni Soviet lalu menjadi komunis dengan nama pemerintahan republik Demokrasi Jerman 7 Oktober 1949 yang beribu kota di Berlin Timur. Sedangkan Jerman Barat yang berada di bawah efek Inggris, Perancis dan Amerika Serikat dipersatukan menjadi negara republik Federal Jerman yang beribu kota di Bonn (23 Mei 1949).

Dalam perkembangannya antara Jerman Barat dengan Jerman Timur terdapat banyak perbedaan. Di Jerman Barat masyarakat menerima kebebasan, sedangkan di Jerman Timur masyarakat dikekang hak-haknya. Pertumbuhan ekonomi di Jerman Barat cepat alasannya yaitu menganut ekonomi komunis. Karena perbedaan-perbedaan yang cukup mencolok ini mengakibatkan timbulnya rasa iri dari masyarakat Jerman Timur. Sikap demikian mengakibatkan rasa tidak percaya rakyat terhadap pemerintahan komunis Jerman Timur.

2. Latar belakang yang mendorong Jerman bersatu
Ada beberapa insiden yang mendorong Jerman Barat dan Timur bersatu, antara lain sebagai berikut.

  1. Pemerintah Jerman Timur yang komunis mengekang kehidupan rakyat
  2. Keadaan ekonomi Jerman Timur semakin tidak menentu akhir sistem ekonomi komunis yang tertutup
  3. Kemajuan Jerman Barat yang semakin pesat mengakibatkan rasa iri masyarakat Jerman Timur, hal ini mendorong mereka untuk bergabung dengan Jerman barat.
  4. Adanya perkembangan hak asasi insan yang tidak sanggup lagi ditutup-tutupi.
  5. Dikumandangkannya politik glasnost dan perestroika oleh Mikhail Gorbachev, sanggup mempercepat keterbukaan dan pembaruan khususnya di Jerman Timur.
  6. Sistem komunis tidak bisa lagi menjawab tantangan zaman, sehingga mereka menginginkan sesuatu yang baru.
  7. Adanya kunjungan para pejabat Jerman Timur ke Jerman Barat yang lalu dibalas kunjungan pejabat Jerman Barat ke Jerman Timur. Hal ini mengurangi ketegangan antara keduanya serta mempererat korelasi Jerman Timur dengan Jerman Barat.
  8. Dibukanya kembali tembok Berlin 9 November 1989
  9. Uni Soviet merestui pernyatuan Jerman.


3. Proses bersatunya Jerman
Bersatunya Jerman diawali dengan adanya aneka macam insiden yang mempercepat dan mendorong Jerman bersatu. Namun yang sangat memilih yaitu pertemuan Dua Plus Empat yaitu dua terdiri atas PM Jerman Barat dan Pemimpin Jerman Timur. Empat yaitu negara-negara yang mempunyai efek eksklusif di Jerman, yaitu Uni Soviet, Amerika Serikat, Inggris dan Perancis. Hasil pertemuan Dua Plus Empat yaitu menyepakati perjuangan penyatuan Jerman. Pada pembicaraan terakhir di Uni Soviet tanggal 12 September 1990 ditandatangani naskah penyatuan Jerman. Tanggal 3 Oktober 1990 resmi dinyatakan Jerman bersatu.

Sumber http://campusnancy.blogspot.com

Thursday, January 12, 2017

Kedatangan Jepang Di Indonesia

Perang Asia Pasifik yang diawali dengan serangan Jepang terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Pearl Harbor pada tanggal 7 Desember 1941 menimbulkan negara-negara sobat Amerika Serikat (Inggris, Prancis, Belanda, dan Australia) menyatakan perang terhadap Jepang.

Dengan serangan kilat dan dalam waktu singkat, Jepang berhasil menguasai tempat Asia Tenggara dan Pasifik. Angkatan udara Jepang memiliki peranan penting sebagai kekuatan pembuka jalan untuk menguasai tempat-tempat dengan jalan membom. Daerah yang dikuasai Jepang diantaranya Indocina, Malaya, Filipina. Jepang pertama kali mendarat di Indonesia pada 10 Januari 1942 di kota Tarakan, selanjutnya menduduki Minahasa, Makassar, Balikpapan, Ambon, Pontianak, Banjarmasin, Palembang dan Bali.

Pada tanggal 1 Maret 1942 Jepang mendarat di Jawa (Banten, Indramayu, Bojonegoro) sampai pertahanan Belanda di Indonesia sanggup dipatahkan. Pada tanggal 8 Maret 1942, Belanda mengalah tanpa syarat di Kalijati, Jawa Barat. Dalam penyerahan kekuasaannya, pihak Belanda diwakili oleh Letjen Teer Porten yang disaksikan Gubernur Jenderal Belanda Tjorda Van Stackenbourg kepada panglima perang Jepang Jenderal Hitosui Imamura. Maka semenjak adanya perjanjian Kalijati tanggal 8 Maret 1942 kekuasaan Belanda di Indonesia telah berakhir dan dimulailah kekuasaan Jepang di Indonesia.

Tujuan Jepang menguasai Indonesia diantaranya Indonesia dijadikan basis pertahanan terdepan di Pasifik; Indonesia dijadikan tempat memperoleh sumber materi mentah bagi industri perangnya; eksploitasi secara besar-besaran sumber kekayaan alam Indonesia dan sumber tenaga insan untuk kepentingan perang melawan sekutu.edatangan Jepang disambut besar hati oleh bangsa Indonesia alasannya ialah Jepang membawa propaganda akan membebaskan bangsa Asia dari belenggu penjajahan barat. Untuk menarik simpati bangsa Indonesia, Jepang memperlihatkan pernyataannya sebagai berikut:
  1. Indonesia dan Nippon (Jepang) kedudukannya sederajat.
  2. Jepang saudara renta bangsa Indonesia.
  3. Jepang akan memimpin Asia untuk membangun Asia Timur Raya.
  4. Bendera merah putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya boleh dikibarkan dan dinyanyikan berdampingan dengan bendera Jepang (Shinomaru) dan lagu kebangsaan Jepang (Kimigayo).

Sumber http://campusnancy.blogspot.com