Showing posts with label Respirasi. Show all posts
Showing posts with label Respirasi. Show all posts

Monday, February 20, 2017

Pengertian Respirasi Aerobik Paling Lengkap!

Proses yang terjadi pada respirasi anaerob

Respirasi aerob yakni respirasi yang memerlukan oksigen bebas dari udara sebagai akseptor elektron terakhir. Oksigen bebas ini dipakai untuk pembakaran materi baku. Proses respirasi secara umum sanggup kalian lihat sebagai berikut.

Senyawa organik + Oksigen → Karbondioksida + Air + Energi

Apabila materi baku respirasi aerob berupa glukosa (heksosa) maka reaksi keseluruhan respirasi adalah:

C6H12O6 + 6O2  6H2O + 6CO2 + 686 kal

Dari reaksi di atas, terlihat bahwa respirasi aerob dengan bahan baku glukosa menghasilkan energi. Pada tumbuhan, energi yang dihasilkan sebagian berupa panas, sebagian lagi dipakai untuk aktivitas hidup flora itu sendiri menyerupai untuk proses pembentukan zat organik, untuk proses osmosis, untuk pengaliran protoplasma, atau untuk pembelahan sel. 
Proses yang terjadi pada respirasi anaerob Pengertian Respirasi Aerobik Paling Lengkap!
Gambar 1.1. Penggunaan energi hasil respirasi pada  tumbuhan.
Penguraian heksosa juga menghasilkan CO2 dan air (H2O). Bagaimana hal ini sanggup terjadi? Simaklah rangkaian respirasi aerob dengan materi baku glukosa di bawah ini. Respirasi glukosa (termasuk karbohidrat) disebut juga katabolisme karbohidrat. Secara umum, reaksi respirasi aerobik dibedakan menjadi tiga tahap an yaitu glikolisis, dekarboksilasi oksidatif dan siklus Krebs, serta rantai transportasi elektron respirasi dengan fosforilasi oksidatif. Cobalah perhatikan peta konsep berikut ini.
Proses yang terjadi pada respirasi anaerob Pengertian Respirasi Aerobik Paling Lengkap!
Gambar 1.2. Bagan respirasi aerob
Setelah kalian memahami peta konsep di atas, uraian berikut ini akan menjelaskan secara rinci untuk setiap tahapan respirasi.

2. Dekarboksilasi Oksidatif
3. Siklus Krebs
4. Sistem Transportasi Elektron (STE) dan Fosforilasi Oksidatif

Anda kini sudah mengetahui Respirasi Aerob. Terima kasih sudah berkunjung ke Blog Nafiun.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, Mazrikhatul Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XII. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 282.

Sumber http://perpustakaancyber.blogspot.com

Sunday, February 19, 2017

Pengertian Dan Tahap Respirasi Anaerobik

Pengertian dan Proses Respirasi Anaerobik

Dalam reaksi oksidasi, tidak hanya terjadi penerimaan oksigen saja. Proses pelepasan elektron juga merupakan reaksi oksidasi. Oleh alasannya ialah itu, oksidasi tanpa oksigen masih sanggup memungkinkan terjadinya metabolisme. Berdasarkan kemampuan memakai oksigen dalam respirasi, organisme dibedakan menjadi 2 yaitu organisme aerobik (menggunakan oksigen untuk respirasi) dan organisme anaerobik (mampu melaksanakan respirasi tanpa oksigen).

Respirasi yang sanggup dilakukan dalam keadaan tanpa oksigen ini disebut respirasi anaerobik (bahasa Yunani, an = tanpa, aer = udara, dan bios = kehidupan). Sementara respirasi aerobik memakai oksigen sebagai peserta elektron terakhir, respirasi anaerobik memakai senyawa organik selain oksigen sebagai peserta elektron terakhir. (Baca juga : Katabolisme Karbohidrat)

Nah, proses perombakan senyawa-senyawa kompleks menjadi senyawa-senyawa yang lebih sederhana, dengan peserta maupun pemberi elektron atau hidrogen berupa senyawa organik disebut fermentasi. Pada cuilan sebelumnya, kalian telah mengetahui bahwa salah satu sifat dari glikolisis ialah sanggup terjadi secara aerob maupun anaerob. Pada keadaan aerob, piruvat hasil glikolisis sanggup melanjutkan tahapan ke siklus Krebs.

Pada keadaan anaerob, piruvat diubah menjadi produk lain menyerupai etanol atau asam laktat melalui fermentasi. Oleh alasannya ialah itu, fermentasi dikatakan sebagai kelanjutan dari glikolisis. Proses respirasi dan fermentasi tersebut sanggup dilakukan pada suatu sel, tergantung pada ada tidaknya oksigen. 

 tidak hanya terjadi penerimaan oksigen saja Pengertian dan Tahap Respirasi Anaerobik
Gambar 1.1. Katabolisme glukosa pada keadaan aerob dan anaerob
Dapatkah kita melakukan respirasi anaerobik?


Pada dikala kita berlari-lari, otot kita bekerja terlalu berat dalam melaksanakan respirasi sel. Akibatnya, jumlah persediaan oksigen dalam badan semakin mengecil. Untuk memperoleh oksigen, kita melaksanakan respirasi anaerobik melalui fermentasi asam laktat dengan mengubah piruvat menjadi asam laktat. Timbunan laktat sanggup mengakibatkan otot letih dan nyeri. Nafas kita yang terengah-engah ialah upaya kita untuk mendapat pasokan oksigen kembali. (Sumber: id.wikipedia.org)

Fermentasi dibedakan menurut produknya, contohnya fermentasi alkohol (produknya alkohol) dan fermentasi asam laktat (produknya asam laktat). Penerima elektron pada proses fermentasi sanggup berupa asam piruvat, yaitu pada fermentasi asam laktat. Sementara itu, peserta elektron pada fermentasi alkohol ialah asetaldehid. Energi yang dihasilkan pada fermentasi lebih kecil dibandingkan energi hasil respirasi aerobik, yaitu 2 ATP : 38 ATP. Selanjutnya, bagaimana proses yang terjadi selama fermentasi alkohol dan fementasi asam laktat tersebut? Simaklah uraian berikut ini.



Anda kini sudah mengetahui mengenai Respirasi Anaerob. Terima kasih sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, Mazrikhatul Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XII. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 282.

Sumber http://perpustakaancyber.blogspot.com